Selasa, 22 Oktober 2013


TUGAS : KIMIA ANALITIK
OLEH   : MUIS PATTA,S.Si.M.Si
1.Contoh analisis kualitatif dan kuantitatif pada bidang:
A. Bidang kedokteran:
~kualitatif:Analisis kandungan unsur atau senyawa dalam sampel darah, air seni, cairan tubuh, dan  sebagainya
~kuantitatif:Analisis kadar glukosa dalam darah
B. Uji kualitas produk:
~kualitatif:analisis nilai gizi dalam bahan makanan
~kuantitatif:analisis kadar lemak total dalam minyak goreng
C. Bidang penelitian:
~kualitatif:analisis unsur yang ada di dalam tanah,misalnya N, P, K dalam tanah
~kuantitatif:Analisis kadar N,P,K dalam tanah
D. Analisis bahan bernilai tinggi:
~kualitatif: Analisis kimia digunakan  pada penentuan  lemak dalam  krim, protein dalam  suatu makanan atau bahan pangan, uranium dalam suatu bijih tambang
~kuantitatif:analisis kadar uranium dalam suatu bijih tambang,analisis kadar mineral dalam air kemasan(aqua)
2.Metode analisis kimia:
A. Gravimetri adalah analisis berdasarkan reaksi pembentukan endapan dari bahan kimia dalam sampel yang sebanding dengan konsentrasi sampel.
Contoh: Analisis cl dalam AMK
B. Titrasi(Volumetri) adalah analisis berdasarkan penggunaan jumlah mol pereaksiyang sebanding dengan kadar/konsentrasi analit dalam sampel melalui proses titrasi
Contoh: Analisis asam asetat dalam luka
C. Ekstraksi adalah analisis berdasarkan tingkat kelarutan suatu analit dalam sampel terhadap pelarut.
Contoh: Analisis kadar oktana dalam minyak bumi.
D. Kromatografi adalah analisis berdasarkan perbedaan daya alir dalam suatu fase diam.
Contoh: Kromatografi pertukaran kation, bila molekul spesifik yang diinginkan bermuatan positif dan kolom kromatografi yang digunakan bermuatan negatif.[3] Kolom yang digunakan biasanya berupa matriks dekstran yang mengandung gugus karboksil (-CH2-CH2-CH2SO3- dan -O-CH2COO-).[1] Larutan penyangga (buffer) yang digunakan dalam sistem ini adalah asam sitrat, asam laktat, asam asetat, asam malonat, buffer MES dan fosfat.[3]
E. Elektroanalisis kimia adalah analisis  berdasarkan  aspek elektronik dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki. Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvani dan sel elektrolisis
Contoh: Polarografi, Potensiometri, Konduktometri
F. Spektrofotometri adalah analisis yang didasarkan pada besarnya nilai adsorbsi suatu zat terhadap radiasi sinar elektromagnetik.
Contoh:Spektrofotometri sinar tampak,sinar UV,sinar inframerah,dan serapan atom.