TUGAS : KIMIA ANALITIK
OLEH : MUIS PATTA,S.Si.M.Si
1.Contoh analisis kualitatif dan kuantitatif
pada bidang:
A. Bidang kedokteran:
~kualitatif:Analisis kandungan unsur atau senyawa dalam
sampel darah, air seni, cairan tubuh, dan
sebagainya
~kuantitatif:Analisis kadar glukosa dalam darah
B. Uji kualitas produk:
~kualitatif:analisis nilai gizi dalam bahan makanan
~kuantitatif:analisis kadar lemak total dalam minyak goreng
C. Bidang penelitian:
~kualitatif:analisis unsur yang ada di
dalam tanah,misalnya N, P, K dalam tanah
~kuantitatif:Analisis kadar N,P,K dalam tanah
D. Analisis bahan
bernilai tinggi:
~kualitatif: Analisis kimia digunakan pada penentuan lemak dalam
krim, protein dalam suatu makanan
atau bahan pangan, uranium dalam suatu bijih tambang
~kuantitatif:analisis kadar uranium dalam suatu bijih
tambang,analisis kadar mineral dalam air kemasan(aqua)
2.Metode analisis kimia:
A. Gravimetri adalah analisis berdasarkan reaksi
pembentukan endapan dari bahan kimia dalam sampel yang sebanding dengan
konsentrasi sampel.
Contoh: Analisis cl dalam AMK
B. Titrasi(Volumetri) adalah analisis berdasarkan penggunaan jumlah mol
pereaksiyang sebanding dengan kadar/konsentrasi analit dalam sampel melalui
proses titrasi
Contoh: Analisis asam asetat dalam luka
C. Ekstraksi adalah analisis berdasarkan tingkat
kelarutan suatu analit dalam sampel terhadap pelarut.
Contoh: Analisis kadar oktana dalam minyak bumi.
D. Kromatografi adalah analisis berdasarkan
perbedaan daya alir dalam suatu fase diam.
Contoh: Kromatografi pertukaran kation, bila molekul spesifik yang
diinginkan bermuatan positif dan kolom kromatografi yang digunakan bermuatan
negatif.[3]
Kolom yang digunakan biasanya berupa matriks dekstran yang mengandung gugus karboksil
(-CH2-CH2-CH2SO3- dan -O-CH2COO-).[1]
Larutan penyangga (buffer) yang digunakan dalam sistem ini adalah asam sitrat,
asam laktat,
asam asetat,
asam malonat,
buffer MES dan fosfat.[3]
E. Elektroanalisis kimia adalah analisis
berdasarkan aspek elektronik
dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi
elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron
yang dimiliki. Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvani
dan sel
elektrolisis
Contoh: Polarografi, Potensiometri, Konduktometri
F. Spektrofotometri
adalah analisis yang didasarkan pada besarnya nilai adsorbsi suatu zat terhadap
radiasi sinar elektromagnetik.
Contoh:Spektrofotometri
sinar tampak,sinar UV,sinar inframerah,dan serapan atom.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar