Minggu, 15 Desember 2013

kimia analitik tugas III

TUGAS 3 KIMIA ANALITIK(TEORI)
1.Alat gelas beserta fungsinya
(a). Buret  fungsinya: Digunakan untuk titrasi, tapi pada keadaan tertentu dapat pula digunakan untuk mengukut volume suatu larutan.
(b). Erlenmeyer  fungsinya:
1.    Sebagai tempat mereaksikan bahan kimia
2.    Untuk menempatkan larutan yang akan dititrasi
  1. Sebagai wadah media untuk pertumbuhan mikroba
(c). Pipet volume fungsinya:  untuk mengambil larutan dengan volume tertentu dan mempunyai ketelitian lebih tinggi dari pada gelas ukur.
(d).  Petri dish fungsinya:
  1. sebagai wadah menimbang
  2. menyimpan bahan kimia
  3. membantu menumbuhkan mikroha pada analisa mikrobiologi

(e). Botol timbang fungsinya:                                                                                               
untuk menimbang bahan kimia terutama bahan cair dan pasta serta bahan yang bersifat higroskopis, contohnya: NaOH dan Na2CO3

2.Urutan tingkat ketelitian dari yang tertinggi alat gelas berikut yaitu:
            a. pipet volume, pipet skala, pipet tetes
            b. Neraca digital ohous, neraca balita, neraca lengan 1
            c.Labu ukur, gelas ukur, erlenmeyer
3. Tahapan pembuatan dan perhitungan larutan:
a. Ca(OH)2   5% .500ml
gram =%/100 xvolume larutan
            gram = 5/100x 500
                        =25 gram
Tahapan pembuatan:Timbang 25 gram Ca(OH)2, kemudian masukkan ke dalam gelas piala, larutkan sedikit aquadest, masukkan ke dalam labu ukur 500ml dan encerkan dengan aquadest sampai tanda garis miniskus
b. H2SO4     4%  .250ml (H2SO4 pekat 98%)
VI.%I = V2.%2
VI.98 = 250x4
VI = 1000/98
VI =10,20 ml
Tahapan pembuatan: pipet 10,2 ml H2SO4 pekat(H2SO4 pekat 98%) masukkan ke dalam labu ukur 250 ml, larutkan dengan aquadest dan encerkan sampai tanda garis miniskus.
c. KOH         4M  .100ml
Gram/56 = 4 x 0,1
Gram =0,4 x 56
            =22,4 gram
Tahapan pembuatan: timbang 22,4 gram KOH, masukkan ke dalam gelas piala, larutkan sedikit dengan aquadest, masukkan ke dalam labu ukur 100 ml dan encerkan dengan aquadest sampai tanda miniskus.
d. HCL         0,3M .1000ml
N = 37/100 x1,19x 1000/36,5
    =12,06 N
    VI.NI = V2.N2
VI.12,06 = 1000 x 0,3
          VI = 3000/12,06
                 = 24,87 ml
Tahapan pembuatan: pipet HCL pekat sebanyak 24,87 ml, masukkan ke dalam labu ukur 1000ml, larutkan dengan aquadest dan encerkan sampai tanda garis miniskus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar